Proses pendaftaran, pelaporan SPT, dan pembayaran pajak lebih mudah tanpa harus datang langsung ke KPP terdekat.
Sementara bagi DJP sendiri, pengembangan digitalisasi perpajakan melalui coretax juga dapat memberikan manfaat seperti:
Diharapkan, hal ini akan meningkatkan kepatuhan, karena prosesnya menjadi lebih sederhana dan tidak memakan banyak waktu.
Seusai wajib pajak selesai mengubah kata sandi, wajib pajak dapat mulai mengakses Coretax DJP dengan menggunakan kata sandi tersebut.
Menurut DJP, manfaat utama dari penggunaan satu nomor identitas perpajakan bagi satu entitas (pusat dan cabang-cabangnya) adalah lebih menyederhanakan administrasi perpajakan karena walaupun satu entitas usaha memiliki puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan cabang tetapi semuanya menjalankan administrasi perpajakan menggunakan satu nomor identitas yang sama.
Dalam proses digitalisasi administrasi perpajakan melalui Coretax, wajib pajak dihadapkan pada berbagai kendala teknis. Namun, dengan pemahaman yang baik terkait kode error dan solusinya, sebagian besar masalah dapat diatasi dengan mudah.
Wajib pajak harus paham nantinya ada perubahan lain yang terkait dengan NPWP adalah nomor identitas bagi cabang wajib pajak. Pada sistem Coretax yang more info akan datang, unit cabang tidak lagi menggunakan NPWP yang sejajar sebagai dua entitas yang berbeda dengan NPWP induk atau pusat.
menyederhanakan pendaftaran NPWP dan aktivasi akun PKP sehingga semua layanan dapat diakses langsung setelah validasi facts.
Banyak perusahaan mengalami kesulitan operasional yang dapat memengaruhi kepatuhan pajak mereka. Ketidakstabilan sistem juga meningkatkan beban kerja dan biaya administratif, memperburuk pengalaman wajib pajak.
membuat sistem perpajakan menjadi lebih adil, karena info bagus, sistem bagus, remedy kepada Wajib Pajak bisa jauh lebih reasonable
Coretax menerapkan prinsip privasi berdasarkan desain, di mana perlindungan facts menjadi pertimbangan utama sejak tahap desain sistem. Kerangka kerja perlindungan details Coretax terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu keamanan infrastruktur, manajemen akses, dan protokol penggunaan details.
Pastikan NIK sesuai dengan KTP dan masukkan tanpa spasi atau tanda baca. Jika masih gagal, coba lagi nanti karena bisa jadi ada gangguan server.
Penggunaan e-Faktur dan e-Bupot dalam Coretax terkadang mengalami kendala dalam penerbitan faktur atau laporan pajak. Berikut beberapa masalah yang sering terjadi:
Sebelum melakukan pendaftaran wajib pajak, terlebih dahulu harus memiliki NPWP yang dapat diperoleh dengan cara berikut: